Payung Teduh

Payung Teduh

Sebenarnya apa maksud yang ingin disampaikan Payung Teduh lewat lagu akad? Nah, ini poin utama dari sebuah lagu. Makna lagu memang sangat sentral, bahkan terkadang seseorang memilih beberapa lagu sebagai lagu favorit karena makna lagu tersebut masuk dalam dirinya.

Personal. Makna lagu akad sendiri sebenarnya universal baik bagi perempuan, maupun laki-laki. Lagu yang menyentil soal pernikahan ini tidak berpihak pada satu blok antara perempuan atau laki-laki, sebab pernikahan sendiri adalah hal yang ditunggu-tunggu semua orang dalam hidupnya.

Lagu akad sendiri, liriknya cukup menarik dengan pilihan kata yang terbilang puitis seolah menghipnotis dalam lantunan pop beat tanpa meninggalkan tapak jazznya. Lirik inillah yang sebenarnya menjadi jalan bagi Payung Teduh agar makna akad tersampaikan secara tepat pada para pendengar.

Payung Teduh

Menilik dari liriknya, makna lagu akad ini seperti penyampaian perasaan dari seseorang yang mencintai orang lain dan rasa cintanya itu sudah mantap, tinggal menunggu langkah menuju tahap akhir dalam sebuah hubungan, yaitu pernikahan. Lagu ini seolah sengaja disuguhkan Payung Teduh agar para pasangan atau orang-orang yang memang ingin segera melanjutkan ke jenjang pernikahan bisa dengan berani mengungkapkan perasaannya. Karena kebanyakkan dari mereka yang menjalin hubungan, walaupun sudah merasa mantap, terkadang enggan membahas pernikahan.

Entah karena pasangannya yang terlalu acuh, atau masih menganggap pernikahan terlalu cepat, atau karena hal-hal lain yang serupa. Ini bisa dibuktikan lewat beberapa penggalan liriknya, ‘Namun bila kau ingin sendiri cepat-cepatlah sampaikan kepadaku’, atau pada bagian reffrain ‘Bila nanti saatnya tlah tiba, kuingin kau menjadi istriku’. Meski ada kata ‘istriku’ yang pada dasarnya membuat lagu ini blok pada pihak laki-laki, beruntung kesan yang sampai dari lagu ini kepada pendengar justru sangat personal.

Dan makna lagu ini memang memberikan sensasi tersendiri bagi pendengarnya, terutama kaum perempuan. Ada sensasi dilamar dalam lagu bertajuk akad ini. Mengapa begitu? Siapasih yang tak suka kata-kata romantis penuh cinta yang sesungguhnya bukan hanya sebagai iming-iming agar kita jatuh hati atau terpana, tetapi benar-benar kata-kata yang mewakili ketidakberanian seseorang dalam menyampaikan perasannya. Perasaan yang sudah jelas-jelas mantap, siap menuju tahap akhir dari sebuah hubungan serius.

Masih belum percaya dengan sensasi dilamar dalam lagu ini? Buktinya tak sedikit orang yang membawakan lagu ini sebagai wedding song yang memperkuat nuansa pernikahan. Tetapi, silakan coba definisikan dan rasakan sendiri sensasi lamaran dalam lagu ini dengan mendengarkannya melalui berbagai platform digital.

Lagu Akad Payung Teduh

Lagu Akad Payung Teduh

Ada Sensasi Dilamar dalam Lagu Akad Payung Teduh

Payung Teduh. Band indie asal bandung Indonesia ini memulai karirnya pada tahun 2007 melalui aliran musik jazz kerocong melankolis yang lembut dan mendayu, dipadukan dengan alunan-alunan serta komposisi instrumen musik layaknya lagu-lagu pada era 60an. Sejak awal kemunculannya, lagu-lagu Payung teduh disambut dengan baik dan langung mendapatkan tempat di hati pendengarnya.

Bentuk apresiasi untuk band yang membawakan lagu Angin Pujaan Hujan itu tak henti mengalir, dari satu lagu ke lagu lain sepanjang karirnya. Band yang beranggotakan empat orang dengan vokalis yang kerap dipanggil Is itu bernaung di bawah label Ivy League Musik. Lagu-lagu jazz yang dibawakan Payung Teduh semakin populer, didukung dengan tiap bait liriknya yang begitu memerhatikan diksi agar menciptakan keselarasan bunyi sebagai ciri khas identitas pesona Payung Teduh.

Selain lagu-lagu yang memang ditulis sendiri, ada pula lagu dari hasil pementasan teater, seperti lagu Cerita Tentang Gunung dan Laut, Tidurlah, dan lain-lain. Tahun ini, Payung Teduh meningkatkan kepopulerannya lewat lagu berjudul Akad.

Lagu Akad Payung Teduh

Lagu terbaru Payung Teduh yang rilis pada Juni 2017 itu, sebelum menjadi lagu top playlist ternyata sempat diperbincangkan para pedengar setia Payung Teduh sendiri.

Pasalnya, lagu-lagu Payung Teduh yang secara keseluruhan memang bersifat melankolis sejak awal, tiba-tiba berganti ke warna musik yang jelas menabrak genre murninya. Para personil Payung Teduh, yaitu Mohamad Istiqomah Djammad, Comi, Cito penabuh drum, dan Ivan yang memegang gitar ukulele memang sudah menduga hal tersebut bakal terjadi.

Dengan tetap berpositif dalam menyikapi komentar-komentar keras untuk lagu terbaru mereka, membuat Payung Teduh akhirnya mendapatkan semakin banyak pendengar baru yang setiap harinya terus bertambah, menyambut usaha seni Is dan kawan-kawan dalam menjajaki warna baru pada lagunya.

Setelah berhasil melewati masalah anjolknya warna music mereka, polemic yang baru kembali muncul. Bukannya berbahagia atas kepopuleran lagu akad ini, para personel Payung Teduh justru merasa resah.

Pasalnya bentuk apresiasi seperti pegcoveran, dilakukan secara brutal. Banyak para apresiator yang raih kepopuleran lewat lagu ini, bahkan sampai tampil di acara televisi tanpa ada izin terlebih dahulu. Layaknya Payung Teduh, walaupun warna music mereka berubah, namun cara mereka dalam menyikapi masalah memang selalu santai.

Keresahan yang dipendam tidak lantas dibuat jadi rumit atau dibesar-besarkan. Cukup dengan solusi tepat yang ampuh, Is selaku Vokalis Payung Teduh menyampaikan rasa terima kasihnya pada para apresiator yang begitu antusias menyambut lagu akad, sekaligus menyapaikan permintaannya mengenai perizinan atas lagu ini.

Sebaiknya sebagai penikmat kita memang jangan sampai merugikan dan harus tetap memegang prinsip sopan. Beralih dari polemik lagu akad yang gencar dibicarakan media, mari kembali ke pokok utama bahasan.

Mengenal Lebih dekat dengan Gitars Bass Fender

Tentu saja komponen yang paling dapat diandalkan dari sebuah band adalah gitar bass. Bersama dengan drummer, gitaris bass jelas merupakan fondasi dasar dalam sebuah lagu, memberi Anda tulang belakang dan struktur melodi melalui alur ritmik yang selalu dapat diandalkan. Metode apa yang lebih baik untuk menyediakan riff-riff utama ini daripada dengan Fender.

Fender Musical Instruments Corporation yang terkenal hadir dengan reputasi yang kaya dalam musik imajinatif, keahlian gitar yang inovatif, serta inti dari gitar Fender berasal dari pendekatan revolusioner dan terkenal Leo Fender. Bass listrik awalnya bukan milik Fender, tetapi dengan cepat berubah menjadi yang paling populer secara komersial di pasaran, dan juga ketepatan dan kepercayaan dari merek Fender meresap di dunia musik, dan bertahan hingga hari ini.

Fender termasuk bass akustik, serta bass listrik, bersama dengan pilihan yang sesuai dengan jenis permainan dan genre musik.

Gitar presisi Fender, kadang-kadang disebut sebagai P-bass, adalah salah satu dari serangkaian bass Fender.

Awalnya tersedia untuk umum pada tahun 1951, Leo Fender menyempurnakan instrumen yang memiliki arti penting untuk industri musik dan efek dari hasil karyanya terus melayani yang memompa bass 50 plus tahun kemudian.

Pada awal 1950-an, Fender mengalami beberapa modifikasi dengan munculnya tepi berkontur untuk kenyamanan pemain gitar dalam pikiran, dan kemudian sekali lagi pada akhir sembilan belas lima puluhan, beberapa atribut desain baru diresmikan misalnya headstock, dan penjaga pick perubahan. Perubahan ini termasuk pearloid, shell kura-kura coklat dan aluminium, yang menciptakan penampilan modern segar untuk komunitas bass populer.

Bass jazz adalah garis khas lain dari fender basses yang pada gilirannya beralur ke lanskap di tahun 60an memiliki nada lembut dan fretboard yang sempit. Diakui karena kualitas dan pengerjaan mereka, merek ini memberikan kesempurnaan bass, dan ini tanggal kembali ke bass klasik dan membawa ke gitar terbaru. Misalnya, Steve Bailey, Tony Franklin Fretless, Presisi Standar Amerika, bersama Jaguar yang indah dan mengagumkan. Semua itu adalah kelas atas, dan tingkat pertama yang tak terbantahkan.

Peter Gehr adalah seorang peneliti ahli dan penulis yang dikhususkan untuk memberikan informasi yang berkualitas kepada para pembacanya. Dengan perhatian yang akut terhadap detail, penulis berkomitmen pada sumber daya yang dapat diandalkan dan memiliki reputasi baik untuk menyusun masukan dan panduan yang produktif dan berguna.

Jasa Badut Ulang Tahun Jakarta

ndrowinan.com badut ulang tahun anakTidak bisa dipungkiri, pesta ulang tahun tanpa ada hiburan itu hambar rasanya. Sama seperti sayur tanpa garam, kurang pas bukan? Banyak alternatif hiburan dalam pesta ulang tahun, seperti misalnya musik, penampilan band, atau mungkin atraksi. Salah satu hiburan ikonik khas pesta ulang tahun adalah badut! Yap, siapa sih yang gak tau maskot dari setiap acara pesta ulang tahun ini, yang kehadirannya selalu mengundang gelak tawa orang-orang yang menyaksikannya? Badut ulang tahun Jakarta terdiri dari berbagai macam pilihan. Mulai dari badut karakter, badut maskot. badut yang merangkap sebagai MC (master of ceremony) sekaligus magician (tukang sulap), atau badut warna-warni ikonik seperti yang ada di dalam salah satu musik video dari Tulus yang sampai sekarang masih banyak di cari. Badut ulang tahun Jakarta dapat Anda pesan bagi Anda yang tinggal atau menyelenggarakan acara di sekitar kota Jakarta, baik itu Jakarta pusat, timur, utara, barat dan selatan.

Badut ulang tahun Jakarta yang biasanya banyak dicari adalah badut karakter, badut MC (master of ceremony) dan magician dan badut ikonik. Namun, badut karakterlah yang paling banyak dipesan dalam acara ulang tahun. Badut Karakter sesuai dengan namanya, menggunakan kostum dari karakter-karakter atau tokoh yang digemari anak-anak. Kostum dari badut karakter dapat dipilih sesuai dengan karakter atau tokoh yang disukai oleh anak Anda seperti misalnya jika anak Anda seorang perempuan, Anda bisa memesan badut karakter seperti  Dora the Explorer, Minnie Mouse, Elsa Frozen. Untuk anak laki-laki, Anda dapat memesan badut karakter Naruto, Upin dan Ipin, Doraemon dan masih banyak lagi. Badut karakter tokoh Superhero pun juga ada seperti Spiderman, Batman, Superman. Selain karakter tokoh anak yang berwujud manusia, badut karakter hewan dan tokoh kartun pun juga ada seperti Spongebob, Patrick, Hello Kity, dan Barney. 

Walau badut karakter yang paling banyak di cari, badut MC (master of ceremony) dan magician juga tak kalah menariknya.. Kelebihan dari badut MC (master of ceremony) dan magician ini, sang badut dapat beperan ganda baik menjadi pembawa acara atau melakukan aktrasi sulap.

Jangan lupa untuk mengunjungi website www.ndrowinan.com untuk mendapatkan layanan sewa badut khusus acara ulang tahun anak yang berkualitas.

Menjaga warisan musik tanah air

Menjaga warisan musik tanah air – Musik jadi elemen utama dalam kehidupan manusia, bahkan juga mulai sejak jaman dulu. Beragam objek jadi media untuk dengarkan musik, satu diantaranya kaset atau piringan hitam.

Media musik yang sudah di produksi mulai sejak dulu mempunyai seni sendiri untuk beberapa penggemar benda-benda antik, sekalian untuk melestarikan perjalanan musik dari jaman ke jaman.

Menjaga warisan musik tanah air

Program IDEnesia mengundang beberapa kolektor media musik dari jaman ke jaman. Dari kaset atau piringan hitam, lagu dari saat ke saat, sampai alat musiknya.

Rian Ekky Pradipta atau akrab disapa Rian D’Masiv, kolektor piringan hitam serta alat musik vinyl. Rian mempunyai banyak piringan hitam dari beberapa penyanyi legendaris serta mempunyai koleksi vinyl dari beragam series.

Lantaran unik serta antik, piringan hitam serta vinyl adalah bentuk perubahan musik yang pertama kalinya jadi hits. Terlebih Rian mempunyai konsen serta profesi sebagai pemusik.

Terkecuali Rian, ada David Tarigan, yang mengoleksi lagu-lagu jadul. Pemain film Garasi itu bikin Irama Musik sebagai bentuk pelestarian pada benda-benda antik serta bernilai seni tinggi.

Kecintaan dengan musiK jadul mulai sejak Davis masih tetap kecil. Selera musiknya tak beralih. Baginya, musik yaitu kekal. Sepanjang apa pun suatu musik diproduksi, terus dapat di nikmati bahkan juga dilestarikan.

Bukan sekedar mengundang beberapa kolektor alat musik serta piring hitam, IDEnesia juga mendatangkan Ketua Museum Musik Indonesia Hengki. Museum Musik Indonesia memanglah terbilang baru di Indonesia, tetapi disana terdapat beberapa koleksi lagu, kaset, CD, bahkan juga piringan hitam kian lebih 16 ribu keping.

Pria yang sudah mengoleksi beragam perjalanan musik di Indonesia mulai sejak 1950-an itu, buka Museum Musik Indonesia dengan maksud supaya orang-orang bisa nikmati koleksi music yang ia punyai dengan cara gratis.

Hengki mau orang-orang juga lihat serta rasakan perjalanan musik di Indonesia tidak dari sebatas lagu, namun juga objek medianya. Media musik dari radio, type recorder, CD, pirangan hitam, vinyl, sampai digital.

Walau untuk digitalnya di Museum Musik Indonesia masih tetap minim, namun cukup memberi pengetahuan perihal histori musik.

Macam-Macam Genre Musik dan Ciri-Cirinya Berdasarkan Peminatnya di Indonesia

Tidak semuanya beberapa macam genre musik didunia masuk ke Indonesia. Dengan memperhitungkan kearifan lokal, jadi musik seperti shoegaze, steampunk, lo-fi, hi-NRG, regstep, serta liquid dub beberapa nyaris tidak terdengar di telinga penggemar musik Tanah Air. Berdasar pada popularitasnya, ada 4 type musik yang senantiasa diterima hangat. Apa sajakah?

Beberapa macam Genre Musik

Terdapat beberapa jenis genre musik yang ada di semua dunia. Semasing dari genre musik itu juga mempunyai banyak yang berminat sendiri. Bahkan juga sebagian genre musik juga mempunyai fans fanatik yang tidak kalah garang dari tim sepakbola.

Tersebut ada beberapa macam genre musik tersebut tanda-tanda dan keterangan secara singkat. Selamat membaca!

Genre Musik Dangdut

Musik dangdut bukan sekedar disukai oleh golongan tua. Anak-anak sampai remaja juga banyak yang ketertarikan menyanyikan lirik lagu dangdut.

Apabila bicara dangdut, jadi tidak komplit rasa-rasanya bila tidak mengingat nama Rhoma Irama, Mansyur S, Meggy Zakaria, atau Rita Sugiarto. Mereka yaitu ikon musik dangdut Tanah Air yg tidak tergantikan.

Awal mulanya, musik dangdut ini adalah hasil kawin pada musik india dengan melayu. Ke-2 musik itu mempunyai cengkok yang ciri khas. Bahkan juga tidak dapat dimasuki oleh type musik yang lain.

Musik melayu pangkal suara tinggi serta panjang. Sesaat musik india ciri khas dengan cengkoknya. Keduanya dikawinkan hingga melahirkan musik dangdut yang ciri khas dengan nada kendangnya.

Satu diantara beberapa macam genre musik ini begitu familiar. Biasanya disukai kelompok menengah-bawah. Oleh karenanya, musik ini di kenal dengan musik yang merakyat.

Cobalah sekali-kali berkunjung ke desa. Demikian ada acara besar, nyaris senantiasa musik dangdut yang diputar. Lalu beberapa pemirsa juga akan naik panggung serta bergoyang dengan biduan.

Genre Musik Pop

Siapa anak muda yg tidak kenal dengan type musik ini? Keunikan musik ini ada pada alur lagu serta suara yang gampang dibarengi. Jadi tidak heran bila sebagian besar lirik yang menyertainya terlihat remeh serta diulang-ulang. Soalnya, mereka mengarah pada kelompok anak muda yang baru tumbuh dewasa. Cuma beberapa musik pop yang berlirik berat ; Iwan Fals, umpamanya.

Dalam perubahannya, genre musik pop saat ini sudah melebur dengan aroma beda. Topik yang dibawakan ikut memengaruhi inovasi musik pop Indonesia. Sebut saja musik religi. Walau berisi berisi kultur islami, namun masih tetap memakai pakem musik pop yang ada. Kerjasama itu juga berlangsung pada pop serta dangdut yang semakin ramai belakangan ini.

Genre Musik Klasik

Mungkin saja pada sebagian dekade terlebih dulu, waktu beberapa macam genre musik makin beragam, musik ini kurang memperoleh simpati atau ketertarikan.

Namun, bersamaan perubahan kultur di Indonesia, musik classic memperoleh banyak tempat di hati pendengarnya. Banyak diantara mereka yang penasaran serta bertanya-tanya, “Bagaimana sich rasa musik tempo dahulu? ”

Hampir semuanya pencinta musik yang baru mencicipi musik classic akan melongo. Rupanya rasa musik classic diluar bayangan.

Umumnya cuma berbentuk instrumen musik saja serta minim vokal. Sebagian komposer yang cukup populer diantaranya Mozart, Sebastian Bach, Antonin Dvorak, Beethoven, sampai Gioacchino Rossini.

Kelompok yang sukanya hidup serba praktis nyaris tidak dapat nikmati benar-benar musik classic ini. Namun, untuk kelompok terpelajar sampai orang-orang kelas atas malah gandrung.

Pasalnya, musik classic amat manjur untuk tingkatkan daya ingat serta kecerdasan. Di Indonesia, aplikasi musik ini seringkali dikondisikan pada anak-anak sekolah.

Genre Musik Tradisionil

Musik ini nyaris Senantiasa berada di tiap-tiap daerah. Di mana juga ada. Sebab, musik ini ada karna kebiasaan turun-temurun.

Mungkin saja musik ini di ciptakan beberapa puluh th. lantas, beberapa ratus th., bahkan juga mungkin saja beberapa ribu th. yang kemarin. Seandainya masih tetap dipopulerkan oleh warga setempat, keberadaannya akan tidak hilang. Sebagian besar, hampir tidak di ketahui siapa pengarangnya.

Di Indonesia ada yang cukup populer. Namanya musik gamelan. Aslinya dari Jawa. Musik ini adalah keterpaduan pada bunyi bonang, kenong, gong, sampai angklung.

Terkecuali jadi fasilitas untuk hiburan, musik ini menaruh daya magis yang tidak sering dipunyai musik beda. Jadi, nyaris seperti musik classic, musik ini mampu membawa pendengarnya kedalam fase trance.

Sayangilah musik, jadi kehidupan juga akan ikut menyukai. Dengan musik, jiwa juga akan terstimulasi dengan baik. Apapun beberapa macam genre musik yang diputar, seandainya cocok serta pas, begitu dapat jadi sumber daya penambahan untuk beragam sistem kreatif. Dengan musik, jiwa yang awal mulanya kendur dapat beralih jadi penuh semangat bersamaan kesenangan atas musik itu.

Monarki, Aliran DeathMetal Asli Boyolali

Seandainya diperbandingkan ditahun 2009 silam, mungkin saat ini dapat dibilang bahwa rotasi musik sudah berbanding terbalik. Dimana band-band metal yang melambung di era tersebut sekarang tengah kembali berjuang untuk dapat setidaknya dilirik oleh pecinta musik lagi. Termasuk di Semarang dan sekitarnya. Rotasinya mungkin boleh berubah, tetapi semangat dalam menyampaikan keresahan via musik yang sarat akan riff-riff rapat nan pesat itu tidak boleh luntur. Inilah yang kemudian coba ditunjukkan oleh Diminish Perception.

Monarki, Aliran DeathMetal Asli Boyolali

Sebagai unit DeathMetal yang berasal dari ujung Kota Boyolali, tepatnya di Kemusu, mereka seolah tidak patah arah untuk menonjolkan keberadaan skena bawah tanah di Semarang. Konsistensinya malahan ter-refleksikan via sebuah karya album yang dikasih tajuk, “Monarki”. Full album pertama yang menawarkan cerita-cerita bertemakan pemerintahan. Monarki, sesuai namanya berasal dari Monos yang berarti Satu, dan Archein yang berarti pemerintahan.

Seperti yang kita kenal bahwa secara harafiah Monarki sendiri berarti satu pemerintahan atau satu kekuasaan. Bagi Diminish Perception sendiri, nama tersebut memiliki makna filosofis bahwasannya sebuah pemerintahan yang berporos pada satu titik lazimnya cenderung akan menuju sebuah metode yang semena-mena, dan mementingkan kepentingan dirinya sendiri.

“Tetapi kami juga mau menyampaikan pesan tidak selamanya Monarki senantiasa identik dengan metode yang buruk, kami juga memilki harapan supaya dapat menjadi poros dalam musik yang kami usung,” kata sang Gitaris, Bhima.

Ucap ini semakin diperkuat dengan tema-tema pada lagu yang ada di dalam album Monarki itu sendiri. Lagu saja “Amunisick” yang berasal dari kata Amunisi dan Sick. Dua kata tersebut dapat diartikan memusnahkan. Dalam artian, memusnahkan kaum-kaum pesakitan yang tertindas tidak memperdulikan nasib suatu kaum demi kepentingan sendiri untuk kejayaannya, dengan berbagai metode untuk menjadi penguasa tanpa memperdengarkan jeritan kaum-kaum tertindas untuk mempertahankan diri memperjuangkan haknya yang semestinya diperoleh.

Kemudian materi lain yang cukup menarik adalah “Kepulan Dosa”. Sampai yang kuat pada liriknya ini berisi tentang, ketakutan akan bayang-bayang dosa yang diperbuat seseorang didunia. Ketika membuatnya berfikir tentang nirwana yang tidak akan diperoleh. Semenjak kebaikan tidak pernah ada didalam dirinya tanpa pernah memohon pengampunan atas segala perbuatannya. Mungkin hanya dengan keadilan yang akan menasehati dirinya menuju kebaikan.

Cukup menarik memang, bahwasannya band dengan genre Metal tetapi getol mengangkat isu tentang pemerintahan. Inilah yang menjadi magnet utama dari Diminish Perception. dibentuk dari tahun 2012, mereka seolah mau menonjolkan sisi yang berbeda dari DeathMetal itu sendiri. Tumbuh, berkembang dan di tempa di sebuah kelompok sosial GPC Underground Kota Boyolali, membuat diri mereka semakin kokoh dalam mengarungi kerasnya dunia musik bawah tanah di Jawa Tengah. Bagi yang mungkin tidak asing dengan nama kami, memang benar bahwa sebanarnya Diminish Perception adalah sebuah plesetan nama dari judul lagu salah satu band Technical DeathMetal, Necrophagist – Diminish To be. Adapun prestasi yang pernah diperoleh oleh band yang di kemudi oleh Ega (Vocal), Bhima (Guitar), Amink (Bass), dan Bejoys (Drum), adalah pas pada 2017/2018 lalu mereka pernah menjadi band pembuka Vader serta living legend Europe dalam rangkaian Tour Asia mengunjungi Indonesia.

Sejarah Gitar Fender

Kembali pada tahun 1938 di Fullerton California, seorang pria bernama Leo Fender membuka Layanan Radio Fender, sebuah perusahaan yang melakukan perbaikan terhadap radio, fonograf, amplifier alat musik, dan audio rumahan. Perdagangan itu bagus, dan ia bahkan absen karena menjual catatan di tokonya dan juga membangun perusahaan membuat sistem PA yang mereka sewa ke kelompok dan individu.

Maju beberapa tahun kemudian dan perusahaan tersebut memulai dan mulai memproduksi gitar dan ampli baja lap Hawaiian yang mereka jual dalam set. Namun, pada tahun 1950, mereka memperkenalkan bodi padat produksi massal pertama, gitar listrik gaya Spanyol yang meledak dalam popularitas sehingga mereka menciptakan dan menjual bass listrik dalam gaya yang sama.

Gitar yang kita kenal dan kaitkan dengan merek Fender pertama kali muncul pada tahun 1954 dengan Stratocaster, yang dikenal sebagai The Strat. Segera menjadi populer karena tepi berkontur yang nyaman dan sistem vibrato yang dibangun, hal-hal yang belum pernah dibuat menjadi gitar sebelumnya. Para pemain menyukainya dan penjualan melambung tinggi.

Fender Guitars dikenal karena tubuh kayu solid mereka, konstruksi kualitas dan pembuatannya, dan fakta bahwa mereka memberikan umpan balik yang minimal kepada pengguna, sesuatu yang tidak ditemukan di banyak gitar imitasi. Kualitas dan keunggulan nada dari gitar dan gitar bass telah menemukan banyak pengagum di semua genre musik. Bukan hanya musisi rock yang menyukai merek Fender, tapi tentu saja banyak nama besar yang memainkannya.

Nama-nama terkenal seperti Muddy Waters, Jimi Hendrix, Buddy Holly, Bruce Springsteen, Stevie Ray Vaughan, Brad Paisley, Kurt Cobain dan Eric Clapton di antara banyak lainnya memainkan gitar Fender. Pemain bass terkenal Flea of ​​Red Hot Chili Peppers dan Adam Clayton dari U2 juga merupakan pengguna Fender yang terkenal.

Ini bukan untuk mengatakan bahwa Fender menciptakan instrumen hanya untuk orang-orang terkenal, karena ini tentu saja tidak benar. Siapa pun dapat membeli satu dan mengambil aspek pengerjaan dan kualitas untuk diri mereka sendiri.

Gitar Fender berasal dari akar yang sederhana dan sekarang menawarkan banyak model terkenal yang disebut-sebut oleh banyak orang yang tahu. Kemasyhuran yang telah datang ke merek adalah sesuatu yang telah bertahun-tahun untuk dicapai dan menakjubkan ketika Anda berpikir bahwa perusahaan memulai sebagai layanan perbaikan radio yang sederhana.

Hari ini ada tur pabrik tersedia yang mencakup museum kecil yang didedikasikan untuk gitar terkenal dan gitar bass yang sekarang menjadi nama rumah tangga. Lain kali Anda berada di California, lihat mereka!